Sabtu, 02 Juni 2012

Pengaruh Televisi terhadap perkembangan jiwa anak


 Demikian artikel yang saya bisa dapat dari beberapa sumber
Selamat menikmati :)


Begitu besarnya peran dan daya pikat yang dibuatnya membuat pengaruh televisi sering amat dominan dalam kehidupan anak Anda. Bahkan akibat lebih ekstrim, televisi dianggap anak-anak sebagai panutan, bukan Anda sebagai orang tuanya. Persoalannya kini, sebagai orang tua relakah Anda bila peran Anda diganti televisi?
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di masa datang, sekaligus untuk mengembalikan peran orang tua sebagai panutan dalam keluarga, Australian's Children Television Action Committee mencoba memberikan pedoman. Pedoman ini dilandasi dengan berbagai penelitian. Pada dasarnya amat diharapkan agar kepada anak-anak dikembangkan sikap aktif dan kritis dalam menonton tayangan televisi, dan jangan ragu untuk menghubungi stasiun televisi apabila ada program yang disiarkan tidak sesuai atau tidak cocok dengan dunia mereka (anak-anak).

Tahukah Anda?

  • Rata-rata, anak-anak menghabiskan waktu antara 3 - 3,5 jam per hari untuk menonton tayangan televisi termasuk satu jam tayangan iklan.
  • Selama setahun, seorang anak menyaksikan 25.000 iklan di televisi dan 90 persen dari iklan itu ditujukan langsung untuk anak-anak dan menyajikan makanan-makanan bergizi rendah.
  • Selama masa sekolah, anak-anak diperkirakan menyaksikan 87.000 tindakan kekerasan di televisi.
  • Film-film kartun juga sering/menyuguhkan kekerasan, beberapa di antaranya menggambarkan 84 adegan kekerasan per jam.
  • Berbagai film kartun yang menggambarkan sejumlah tokoh, sebenarnya didasarkan pada macam-macam mainan, dan tidak kurang dari 30 menit iklan digunakan untuk mempromosikan produk-produk itu.
  • Anak-anak menyaksikan televisi tanpa kontrol dapat dikaitkan dengan meningkatnya kekerasan, perilaku agresif, dan hasil akademik/belajar yang jelek.
  • Anak-anak di bawah usia empat tahun menghadapi kesulitan dalam membedakan antara fantasi dan kenyataan.
  • Banyak anak-anak dirusak 'kepekaannya', dan mudah bertindak kasar. Ini merupakan salah satu akibat menonton televisi.
  • Menyaksikan televisi sebelum sekolah, dapat menurunkan daya tangkap anak-anak terhadap pelajaran di sekolah.
  • Berita-berita yang disuguhkan televisi, seringkali hanya merupakan katalog tindakan kekerasan yang dapat menyebabkan ketakutan dan kebingungan di antara anak-anak.
  • Penyebab utama kematian remaja adalah kecelakaan di jalanan, 50 persen darinya karena pengaruh alkohol. Alkohol sering memberi gambaran glamour dan cara menarik televisi kepada penontonnya.

Akibat lebih jauh

Terlalu sering menyaksikan kekerasan, menimbulkan:
  • Perilaku agresif
  • Anak menjadi kurang kooperatif (tidak memiliki sikap kerja sama - red), kurang sensitif kepada yang lain.
  • Keyakinan kepada anak-anak, segala persoalan hanya dapat "diselesaikan" lewat kekerasan.
  • Keyakinan pada anak-anak, dunia televisi menghadirkan dunia nyata, bukan fantasi. Anak-anak menjadi lebih takut.
  • Sulit mengekspresikan diri. Apabila sebagian besar waktu anak-anak dihabiskan di depan televisi, dapat dipastikan:
  • Anak-anak tidak akan mendengarkan bila Anda berbicara kepadanya, anak-anak tidak mau berbicara dengan Anda dan anak- anak sulit mengekspresikan diri.
  • Mereka sering meniru kekerasan 'pahlawan televisi' dan perilakunya.
  • Mereka akan sering meminta hal-hal yang diiklankan di televisi.
  • Bila bermain, mereka lebih agresif daripada kreatif dan konstruktif.
  • Mereka akan menemui kesulitan dalam berbaur dengan anak-anak lainnya.
  • Mereka mungkin "tidak mampu" mendengarkan cerita, dan mengembangkan kebiasaan membaca.
  • Anak-anak sulit tidur karena berkaitan dengan ketakutan terhadap kekerasan yang ditampilkan di televisi.
  • Mereka mengharapkan pemecahan segera bila menemui berbagai masalah.

Segi positif

Meskipun televisi mengandung sejumlah unsur negatif, ia juga mempunyai segi-segi positifnya. Televisi dapat menjadi bagian kecil dari keseimbangan hidup anak Anda. Yang penting, anak-anak punya waktu cukup untuk bermain dengan teman-teman dan mainannya, punya waktu cukup untuk membaca cerita dan istirahat/tidur, punya waktu untuk berjalan-jalan dan menikmati makan bersama keluarga. Anak-anak umumnya senang belajar dengan melakukan berbagai hal, baik sendiri maupun dengan Anda.

Untuk itu kepada orang tua diharapkan untuk:

  1. Membaca dan memilih acara-acara televisi yang dihadirkan berbagai media massa. Bila ada program yang Anda nilai kurang cocok, jangan nyalakan pesawat televisi.
  2. Beranikan diri Anda hanya membeli video games yang mengandung unsur pendidikan dan mempromosikan nilai-nilai sosial.
  3. Ajarilah anak Anda untuk mematikan televisi bila program yang dipilih sudah berakhir.
  4. Ajaklah anak-anak membuat aturan yang masuk akal seperti:
    1. a) batasan waktu untuk menyaksikan televisi
    2. b) tidak boleh menonton televisi sambil makan
    3. c) tidak menonton televisi sebelum sekolah
  5. Coba memilih, melihat, mendiskusikan bersama anak Anda mengenai program yang sudah dipilih.
  6. Dalam menyaksikan televisi, usahakan Anda terlibat di dalamnya, baik dalam menyanyi maupun aktivitas lain.
  7. Hubungkan program-program televisi yang disaksikan dengan pengalaman-pengalaman anak Anda.
  8. Jelaskan kepada anak-anak mengenai maksud iklan-iklan yang ditayangkan dan cara-cara yang digunakan untuk menjual produk.
  9. Di sekolah, anak Anda sering mendapat 'tekanan' dari teman-temannya untuk menyaksikan program tertentu. Mungkin Anda dapat menyaksikan program itu bersama anak Anda, dan coba jelaskan mengapa program tersebut tidak pantas untuk ditonton. Dukunglah anak Anda untuk berani menentang tekanan-tekanan itu.
  10. Berbicara bersama sebagai satu keluarga mengenai program-program televisi, termasuk iklan yang dapat memberi sejumlah keuntungan untuk mendiskusikan nilai-nilai yang Anda kehendaki.
Acara televisi adalah teman main anak Anda. Jadi, tanyai diri Anda sendiri, "Apakah aku membiarkan anakku keluyuran dengan orang ini dan acara ini?"
Bahan Bacaan:
  1. Chen, Milton, "ANAK-ANAK DAN TELEVISI", PT Gramedia, Jakarta.
  2. "BILA TV MENJADI NAHKODA RUMAH TANGGA ANDA", Kompas, 4 April 1995.
Elizabeth L. Wahyudi, Guru Bimbingan Konseling SLTPK VII BPK Penabur KPS Jakarta.

Copyright © 1996 BPK Penabur KPS Jakarta

Read More..

Minggu, 13 Mei 2012

Kumpulan Tugas Psikologi Umum II


Pengalaman saya terkait dengan topik bahasan emosi dan agresi

Emosi adalah suatu perasaan yang menggambarkan perasaan yang kuat akan sesuatu dan perasaan yg sangat menyenangkan atau mengganggu.

Pada umumnya jika seorang manusia mengalami masa pubertas,pasti tingkat emosi masih sangat labil,contohnya ketika saya masih duduk di bangku smp,cenderung saya orangnya sangat sensitif, dikit2  bawak an nya emosian..
Sering sekali karena perkara-perkara kecil,emosi saya meledak,gak tw juga kenapa,malah sampai terjadi pertengkaran fisik apalagi sama teman sebangku.
Terkadang juga jika emosi tak terkatakan,saya meluapkan nya ke benda-benda mati,misalnya menendang kursi,memukul meja.
Karena hal itu saya merasa dikucilkan,namun juga ad sisi positif nya,saya jadi punya pengalaman tersendiri.

Kemudian,banyak orang berpendapat bahwa laki-laki itu ialah makhluk yang tegar dan kuat dan tidak mudah menangis.
Saya membantah pernyatan tersebut,contohnya kembali ke diri saya sendiri.
Saya sering mengeluarkan air mata dan sangat sedih sampai-sampai galau ketika melihat atau mengalami kejadian yang saya anggap terharu dan wajar sampai membuat saya seperti itu..
Contoh  ketika menonton film2 yang memiliki makna yang dalam yang membuat saya terhanyut dalam ceritanyaa..
Tapi kebanyakan film yang saya tonton it,film yang buat ngakak..
Terimakasih 

 
Pengalaman saya terkait dengan Motivasi.

Sudah sangat sewajarnya kita sebagai manusia termotivasi untuk mempelajari sesuatu yang baru..
Saya sendiri tidak suka dengan hal2 yang kaku dan selalu begitu2 saja,saya sangat termotivasi untuk mencoba mendapat pengalaman baru,misalnya saya kan sangat suka bermain-main dengan musik,cukup banyak kompetisi dan ajang bakat yang saya ikuti namun itu membuat saya bosan,jadi saya mencoba peruntungan di bidang olahraga seperti basket,futsal,krn saya jg lumayan terampil di bidang yg bersangkutan..
Saya juga sangat menyukai tantangan.

Selain itu saya juga sering memotivasi diri sendiri supaya tetap menjadi diri sendiri apa adanya serta lebih mandiri dan sukses hidup.Dan juga mensugesti diri saya selalu bahagia dengan cara tetap tersenyum setiap saat.


 
Pengalaman kehidupan sehari-hari saya terkait dengan teori belajar classical conditioning.

1.Ketika memberi makan kucing,saya selalu memanggil dgn “pus,pus atau manis ”,maka si kucing pun datang. Suatu ketika saya hanya bersuara “manis” saja,kucing pun langsung datang walaupun tidak saya beri makan.

2.Sewaktu kecil,jika saya terjatuh atau terpleset,pastinya saya menangis,kemudian bapak atau ibu saya membujuk dgn mengatakan “memang jahat ini” sambil disuruh memukul-mukul atau menendang ,maka secara tak langsung dendam saya terbalaskan.Lama kelamaan sampai sekarang  ketika terjatuh atau menyenggol sesuatu,terkadang tanpa sadar saya melampiaskan dendam dgn memukul kembali.

3.Sewaktu kecil ketika mendengar suara mobil bapak saya,saya langsung bergegas melihat & membukakan gerbang dan ini terjadi berulang-ulang.Suatu hari ketika mendengar suara mobil yang sama saya langsung bergegas,padahal itu  bukan mobil bapak saya,tapi mobil orang yang parkir dekat rumah.

4.Dulu,sering bersama teman2 bercerita horor,salah satunya jika tengah malam ada anjing mengongong atau melolong berarti dia melihat makhluk halus juga jika mati lampu(gelap) diikuti bunyi2an gak jelas katanya  setan berkeluaran.
Jadi ketika malam hari ada lolongan anjing dan juga jika mati lampu,saya sering ketakutan,merinding,kadang-kadang panik tak jelas ,itu sering terjadi berulang-ulang ,dan pada akhirnya melekat sampai sekarang.



Contoh pengalaman saya terkait dgn teori belajar operant conditioning

1.Sewaktu saya masih duduk di bangku sekolah dasar,ketika saya mendapat ranking baik di sekolah,seringkali ibu saya memberi saya hadiah berupa pakaian baru,juga sering sebelumnya ayah saya memotivasi,jika saya mendapat ranking nntinya saya akan dibelikan playstation(reward positif).

2.kembali ketika waktu sekolah dasar,jika saya lupa pelajaran atau tugas dikerjakan,guru memberikan hukuman,menampar ataupun memukul dgn penghapus papan tulis(punishment)


 
Tugas Psikologi Umum II
Pengalaman saya terkait dgn Memori.

1.Biasanya ketika saya membuat akun facebook  atau jejaring sosial lainnya,saya menggunakan angka kelahiran saya,bertujuan supaya saya lebih mudah mengingatnya dan tidak  lupa.

2.Sewaktu duduk di bangku sekolah dasar saya dijuluki si raja menghafal,krn saya bisa menghafal sesuatu dalam waktu singkat,contohnya nama2 negara di dunia serta ibukotanya,namun saya kurang mahir dgn yang namanya berhitung.Saya kurang tahu kenapa bisa seperti itu,tp lama kelamaan & sekarang kemampuan mengingat itu berkurang.

3.Ketika mendengar sebuah lagu metal,saya teringat kenangan ketika manggung bersama teman-teman sewaktu pensi membawakan lagu metal dan lain sebagainya.

4.Beberapa tahun yang lalu,aku dan kawan-kawan pergi ke brastagi,dalam rangka berlibur.Ketika sampai disana,saya teringat masa-masa retreat akhir sekolah serta liburan bersama keluarga,disamping itu saya mengingat semua kejadian yang pernah terlaksana di tempat itu(bernostalgia).

5.Kebetulan,saya cukup terampil bermain gitar,saya suka mencari dan menemukan chord-chord baru atau mengkoleksi skill-skill baru,ketika saya sudah menamatkan chord gitar sebuah lagu baru ,entah knp tiba-tiba saya lupa memainkan chord gitar lagu yang sebelumnya saya telah tamatkan.

6.Karena sangkin banyaknya mahasiswa/I di fak psikologi,terutama bagi yang perempuan yang kebanyakan memakai jilbab,saya sering sekali susah membedakannya,jadi saya kurang ingat nama panggilannya ,kadang salah sebut atau bahkan lupa sama sekali.

7.Sampai sekarang saya masih ingat hampir seluruh kenangan masa SMA saya,terutama bersama kawan2 bermain di luar,sangat membekas sekali,krn wktu itu pengalaman yang saya dpatkan terkesan gila dan seru,dan saya tidak pernah ingin melupakannya,krn ketika mengingatnya sampai membuat saya tertawa2.

 Demikian.
Terimakasih telah membaca.
MOHON KOMENTAR ANDA ;)

Read More..

Jumat, 11 Mei 2012

Blended learning


Blended learning merupakan sistem pembelajaran yang memanfaatkan teknologi multimedia, kelas yang tidak terlalu besar, pengajar yang native yaitu pengajar yang sadar akan fungsinya sebagai pengajar dan mengerti perkembangan teknologi serta pemanfaatannya. Blended learning juga sangat tren saat ini dan mengikuti lifestyle  karena metode ini adalah metode yang sangat efektif di mana perkembangan teknologi semakin berkembang pesat.
Blended learning bermanfaat bagi banyak orang karena informasi serta pengetahuan dapat didapat/diakses lebih mudah dimana dan kapan saja. Blended learning juga akan mengubah sistem pengajaran yang sifatnya kaku menjadi lebih terbuka, hal ini karena pengajar dan pelajar dapat berinteraksi dengan limit waktu yang panjang dan tidak seperti sistem pembelajaran di kelas yang memiliki limit waktu tertentu yang menyebabkan interaksi antar pelajar dan pengajar sifatnya terbatas.
Koneksi jaringan internet saat ini akan sangat mendukung proses blended learning karena hal ini merupakan bagian dasar yang dibutuhkan. Pembelajaran akan menjadi jauh lebih efektif karena hal-hal yang belum dapat dijelaskan di kelas dapat dibahas melalui dunia online. Proses pengiriman tugas serta penjelasan bagaimana tugas itu dikerjakan juga dapat dilaksanakan dengan mudah sehingga dengan cara seperti ini kita juga memanfaatkan waktu dengan baik,selain itu kita juga mendapat informasi lebih dari berbagai situs.
Di samping itu,program ini juga memiliki kekurangan. Untuk menjadikan ini sebagai proses pembelajaran yang wajib tentu akan sangat rumit karena proses ini membutuhkan biaya yang besar. Dimana yang bersangkutan juga harus mempunyai perangkat-perangkat teknologi seperti laptop atau hp yang harganya cukup besar,dan bagi masyarakat ekonomi ke bawah memiliki kendala dalam memiliki teknologi tersebut.
Walaupun blended learning dapat mempermudah dan mempercepat proses pertukaran informasi, tetapi hal ini dapat menghambat proses sosialisasi. Kita tidak akan memahami orang lain hanya melalui kata-kata/ketikan tanpa kita bertemu langsung dengan orang tersebut. Untuk itulah walaupun blended learning akan menjadi bagian dari metode pembelajaran, bukan berarti proses pengajaran tatap muka menjadi terhenti. Blended learning sebaiknya menjadi penunjang pembelajaran sehingga kita dapat mempelajari dan memahami sesuatu dengan lebih sempurna..

Read More..

Selasa, 24 April 2012

Selasa, 24 April 2012

TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN


Oleh
1. PERSINGGUNGAN ANTARA TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN
Teknologi adalah bagian dari masyarakat informasi di dunia dan masa kini. Teknologi juga bagian dari sekolah sebab teknologi merupakan bagian yang tidak akan pernah terlepas dari pendidikan. Hampir secara keseluruhan topik-topik pendidikan berhubungan dengan teknologi. Teknologi dapat mengembangkan pendidikan dan pendidikan juga dapat memperluas alat serta kegunaan teknologi.
Tegnologi dapat memperlancar dan membantu proses pendidikan, misalnya saja dalam hal mempercepat proses informasi, informasi-informasi penting akan semakin cepat diterima oleh pelajar. Pelajar yang bersekolah di sekolah yang memiliki akses teknologi yang baik akan dapat belajar dan menyerap informasi dengan lebih baik. Kompetensi yang dimiliki oleh orang-orang masa kini ditantang dan diperluas oleh dunia yang kini berorientasi teknologi, sehingga orang-orang yang memiliki hambatan di bidang teknologi maka akan memiliki hambatan juga di bidang kompetensinya dan hal ini tentu juga berlaku untuk pelajar.
2. KONTEKS PENGGUNAAN INTERNET DALAM BUKU JOHN W. SANTROCK DIBANDINGKAN PENGGUNAANYA DI KOTA MEDAN.
Menurut buku, internet adalah inti dari komunikasi melalui komputer, dimana sistemnya berisi ribuan jaringan komputer yang terhubung di seluruh dunia serta menyediakan informasi tak terhingga  yang dapat diakses. Internet juga merupakan alat pembelajaran penting dalam proyek yang berhubungan dengan teknologi.
Dari pemaparan buku, dapat dinyatakan bahwa internet sangat berperan penting dalam efisiensi kebutuhan manusia termasuk dunia pendidikan. Namun, tidak semua bagian internet dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pengguna di kota Medan, bahkan banyak yang disalah gunakan.
Tak bisa dipungkiri bahwa internet sangat membantu proses belajar mengajar di kota Medan. Setiap hari, setiap waktu proses pengerjaan dan pengiriman tugas beserta informasi dapat dilaksanakan dengan baik  melalui internet. Namun, tak bisa dipungkiri juga bahwa begitu banyaknya warung-warung internet yang menjamur di kota Medan menjadi sesuatu yang dapat merusak generasi muda. Internet-internet menyajikan terlalu banyak hal-hal yang menarik perhatian seperti dunia game yang dapat membuat orang-orang kecanduan serta terobsesi dan ada juga jenis-jenis situs yang ditampilkan yaitu situs-situs tak bermoral yang membuat manusia hancur. Jadi, kesimpulannya bahwa kegunaan positif internet di kota Medan juga setara dengan dampak negatif yang dihasilkan. Namun, sebagai orang-orang berpendidikan di kota ini, seharusnya tahu dengan baik untuk memilah-milah apa yang bermanfaat serta apa yang tidak bermanfaat.
3. SUDUT PANDANG MAHASISWA DI PSIKOLOGI PENDIDIKAN MENGENAI UBIQUITOUS COMPUTING.
Ubiquitous computing merupakan generasi selanjutnya (ketiga) yang dipercaya oleh para pakar setelah generasi saat ini (generasi komputer pc) yang menekankan komputer lebih ke lingkungan daripada ke personal.  
Sudut pandang sebagai mahasiswa Psikologi Pendidikan, tentu sangat menerima kehadiran generasi tersebut karena akan mempermudah akses informasi dengan jauh lebih baik dan dapat memperingan biaya. Perangkat tegnologi umum, seperti telepon dan perangkat elektronik lainnya akan terkoneksi dengan internet sehingga orang-orang akan dapat mengakses dengan mudah dimana dan kapanpun dia berada. Ubiquitous akan memaksa komputer eksis di dunia ini. Perangkatnya dapat dipasang dengan jaringan murah serta memampukan mahasiswa untuk membawa perangkat informasi ke lapangan untuk membantu mengerjakan tugas dan dapat dibawa kemana-mana.  Mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan mereka tanpa dibatasi lokasi.

Read More..

Rabu, 18 April 2012


Nama Kelompok:
Adolf Purba
M.Habibie Almy
Frans A Ginting
KEDUDUKAN PSIKOLOGI SEKOLAH DALAM ILMU PSIKOLOGI
Psikologi sekolah memiliki peran khusus dalam ilmu psikologi. Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik, sosialisasi, dan emosi. Melalui psikologi sekolah diharapkan dapat menciptakan inovasi inovasi baru dalam dunia sekolah yang membantu anak didik dalam mengemban pendidikan sekolah.

PERBEDAAN PSIKOLOGI SEKOLAH DENGAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN
·         Psikologi pendidikan
Psikologi pendidikan adalah perkembangan dari psikologi perkembangan dan psikologi sosial, sehingga hampir sebagian besar teori-teori dalam psikologi perkembangan dan psikologi sosial digunakan di psikologi pendidikan. Psikologi pendidikan mempelajari bagaimana manusia belajar dalam setting pendidikan, keefektifan sebuah pengajaran, cara mengajar, dan pengelolaan organisasi sekolah.
·         Psikologi sekolah
Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik, sosialisasi, dan emosi.

FUNGSI SEKOLAH SEBAGAI AGEN PERUBAHAN
Pendidikan berfungsi untuk menyampaikan, meneruskan atau mentransmisi kebudayaan, di antaranya nilai-nilai nenek moyang kepada generasi muda. Dalam fungsi ini sekolah itu konservatif dan berusaha mempertahankan status quo demi kestabilan politik, kesatuan dan persatuan bangsa. Di samping itu sekolah juga turut mendidik generasi muda agar hidup dan menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang cepat akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam hal ini sekolah merupakan agent of change atau lembaga pengubah. Sekolah mempunyai fungsi transformatif, setidak-tidaknya sekolah harus dapat mengikuti laju perkembangan agar bangsa jangan ketinggalan dalam kemampuan dan pengetahuan dibanding dengan bangsa-bangsa lain. Untuk itu, kurikulum harus senantiasa mengalami pembaruan dan perubahan.

METODE YANG DAPAT DIGUNAKAN DALAM SISTEM PENGAJARAN
 Metodolgi mengajar adalah ilmu yang mempelajari cara-cara untuk melakukan aktivitas yang tersistem dari sebuah lingkungan yang terdiri dari pendidik dan peserta didik untuk saling berinteraksi dalam melakukan suatu kegiatan sehingga proses belajar berjalan dengan baik dalam arti tujuan pengajaran tercapai.
Beberapa metode mengajar
·         Metode Ceramah (Preaching Method)
Metode ceramah yaitu sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan saecara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif. Muhibbin Syah, (2000). Metode ceramah dapat dikatakan sebagai satu-satunya metode yang paling ekonomis untuk menyampaikan informasi, dan paling efektif dalam mengatasi kelangkaan literatur atau rujukan yang sesuai dengan jangkauan daya beli dan paham siswa.
·         Metode diskusi ( Discussion method )Muhibbin Syah ( 2000 )
Mmendefinisikan bahwa metode diskusi adalah metode mengajar yang sangat erat hubungannya dengan memecahkan masalah (problem solving). Metode ini lazim juga disebut sebagai diskusi kelompok (group discussion) dan resitasi bersama ( socialized recitation ).
·      Metode demontrasi ( Demonstration method )
Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan suatu kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan. Muhibbin Syah ( 2000).Metode demonstrasi adalah metode yang digunakan untuk memperlihatkan sesuatu proses atau cara kerja suatu benda yang berkenaan dengan bahan pelajaran. Syaiful Bahri Djamarah, ( 2000).
·      Metode ceramah plus
Metode ceramah plus adalah metode mengajar yang menggunakan lebih dari satu metode, yakni metode ceramah gabung dengan metode lainnya.
·      Metode resitasi ( Recitation method )
Metode resitasi adalah suatu metode mengajar dimana siswa diharuskan membuat resume dengan kalimat sendiri.
·      Metode percobaan ( Experimental method )
Metode percobaan adalah metode pemberian kesempatan kepada anak didik perorangan atau kelompok, untuk dilatih melakukan suatu proses atau percobaan. Syaiful Bahri Djamarah, (2000)
Metode percobaan adalah suatu metode mengajar yang menggunakan tertentu dan dilakukan lebih dari satu kali. Misalnya di Laboratorium.
·       Metode Karya Wisata
Metode karya wisata adalah suatu metode mengajar yang dirancang terlebih dahulu oleh pendidik dan diharapkan siswa membuat laporan dan didiskusikan bersama dengan peserta didik yang lain serta didampingi oleh pendidik, yang kemudian dibukukan.
·      Metode latihan keterampilan ( Drill method )
Metode latihan keterampilan adalah suatu metode mengajar , dimana siswa diajak ke tempat latihan keterampilan untuk melihat bagaimana cara membuat sesuatu, bagaimana cara menggunakannya, untuk apa dibuat, apa manfaatnya dan sebagainya. Contoh latihan keterampilan membuat tas dari mute/pernik-pernik.
·      Metode mengajar beregu ( Team teaching method )
Metode mengajar beregu adalah suatu metode mengajar dimana pendidiknya lebih dari satu orang yang masing-masing mempunyai tugas. Biasanya salah seorang pendidik ditunjuk sebagai kordinator. Cara pengujiannya, setiap pendidik membuat soal, kemudian digabung. Jika ujian lisan maka setiap siswa yang diuji harus langsung berhadapan dengan team pendidik tersebut.
·      Metode mengajar sesama teman ( Peer teaching method )
Metode mengajar sesama teman adalah suatu metode mengajar yang dibantu oleh temannya sendiri
·      Metode pemecahan masalah ( Problem solving method )
Metode ini adalah suatu metode mengajar yang mana siswanya diberi soal-soal, lalu diminta pemecahannya.
·      Metode perancangan ( projeck method )
yaitu suatu metode mengajar dimana pendidik harus merancang suatu proyek yang akan diteliti sebagai obyek kajian.
·      Metode Bagian ( Teileren method )
yaitu suatu metode mengajar dengan menggunakan sebagian-sebagian, misalnya ayat per ayat kemudian disambung lagi dengan ayat lainnya yang tentu saja berkaitan dengan masalahnya.
·      Metode Global (Ganze method )
yaitu suatu metode mengajar dimana siswa disuruh membaca keseluruhan materi, kemudian siswa meresume apa yang dapat mereka serap atau ambil intisari dari materi tersebut.
·      Metode Discovery
Merupakan suatu cara untuk mengembangkan cara belajar siswa aktif,. Dengan menemukan sendiri, menyelidiki sendiri, maka hasil yang diperoleh akan setia dan tahan lama dalam ingatan, tidak akan mudah dilupakan siswa, Pengertian yang ditemukan sendiri merupakan pengertian yang betul-betul dikuasai dan mudah digunakan atau ditransfer dalam situasi lain, Dengan menggunakan strategi penemuan, anak belajar menguasai salah satu metode ilmiah yang akan dapat dikembangkannya sendiri, dengan metode penemuan ini juga, anak belajar berfikir analisis dan mencoba memecahkan probela yang dihadapi sendiri, kebiasaan ini akan ditransfer dalam kehidupan bermasyarakat.
·      Metode Inquiry
Metode inquiry adalah metode yang mampu menggiring peserta didik untuk menyadari apa yang telah didapatkan selama belajar. Inquiry menempatkan peserta didik sebagai subyek belajar yang aktif (Mulyasa , 2003:234).
PERMASALAHAN YANG TERJADI DI SEKOLAH DAN PEMECAHANNYA
Dalam kehidupan praremaja (usia sekolah), masalah masalah emosional yang berkaitan dengan perkembangan fisik, kognitif dan sosial dari anak anak usia sekolah adalaha hal yang wajar. Meskipun pada masa pra remaja pada umumnya bahagia dan optimis, mereka banyak mengidap banyak ketakutan, seperti takut tidak diterima dalam kelompok sebaya, tidak memiliki teman baik, takut dihukum  orang tua, orang tua mereka bercerai, dan tiidak dapat prestasi akaddemik yangg baik di sekolah. Emosi emosi lain dalam kelompok ini termasuk marah (dan takut tidak dapat mengendalikan amarahnya), bersalah frustasi dan cemburu. Praremaja memerlukan bantuan dalam menyadari bahwa emosi dan ketakutan ketakutan tersebut adalah bagian dari pertumbuhan dan perkembangan.
Orang dewasa harus membiarkan mereka berbiacara mengenai emosi dan ketakutan merekan tersebut, meskipun pembicaraan mereka terdengar tidak realistis di mata orang dewasa. Perasaan bersalah juga sering muncul apabila ada tindakan konflik antara anak anak (berdasarkan nilai nilai dalam kelompok teman sebaya) dengan orang tua. Kemarahan diperagakan dengan intensitas lebih tinggi debandingkan dengan emosi lainnya. Seperti orang tua yang mengatakan pada anak mereka untuk tidak takut ataupun tidak mudah marah, pada kenyataanya juga cukup sulit dijalani oleh mereka orang dewasa sekalipun.

FUNGSI DAN PERAN PSIKOLOG SEKOLAH DAN PERLUNYA PSIKOLOGI SEKOLAH
Dunia belajar mengajar (dunia pendidikan) merupakan salah satu lahan dari psikologi secara umum. Psikologi pendidikan berperan penting dalam peningkatan mutu siswa dengan menerapkan prinsip-prinsip psikologi kedalam dunia pendidikan. Psikologi dengan objek manusia (tingkah laku), sedangkan pendidikan berorientasi pada perubahan perilaku siswa, cocok untuk dipadukan dengan harapan mendapatkan perilaku siswa yang diinginkan.

HAL HAL YANG DIBERIKAN DALAM KAITAN LAYANAN PSIKOLOG SEKOLAH11060adolf@gmail.com
 Pelaksanaan psikologi dalam hal diagnostik disekolah:
  • Pelaksanaan tes 
  • Melakukan wawancara dengan siswa, guru, orangtua, serta orang-orang yang terlibat dalam pendidikan siswa 
  • Observasi siswa di kelas, tempat bermain, serta dalam kegiatan sekolah lainnya 
  • Mempelajari data kumulatif prestasi belajar siswa.


PERBEDAAN PSIKOLOG SEKOLAH, PSIKOLOG PENDIDIKAN DAN GURU BK
Psikolog pendidikan adalah seorang sarjana psikologi yang telah menjalani pendidikan profesi dan berhak membuka praktek, termasuk praktek konseling, namun tidak berkompeten mengeluarkan resep obat. Psikologi mempelajari perilaku manusia secara umum dan terbagi atas enam bidang, yaitu Psikologi Industri & Organisasi, Psikologi Perkembangan, Psikologi Pendidikan, Psikologi Sosial, Psikologi Klinis dan Psikologi Eksperimen.
Konselor adalah seseorang yang mempunyai keahlian dalam melakukan konseling. Berlatar belakang pendidikan minimal sarjana strata 1 (S1) dari jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (PPB), Bimbingan Konseling (BK), atau Bimbingan Penyuluhan (BP). Mempunyai organisasi profesi bernama Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia (ABKIN). Melalui proses sertifikasi, asosiasi ini memberikan lisensi bagi para konselor tertentu sebagai tanda bahwa yang bersangkutan berwenang menyelenggarakan konseling dan pelatihan bagi masyarakat umum secara resmi. Konselor bergerak terutama dalam konseling di bidang pendidikan, tetapi juga merambah pada bidang industri dan organisasi, penanganan korban bencana, dan konseling secara umum di masyarakat. Khusus bagi konselor pendidikan yang bertugas dan bertanggungjawab memberikan bimbingan konseling kepada peserta didik di satuan pendidikan (sering disebut Guru BP/BK atau Guru Pembimbing), ia tidak diwajibkan mempunyai sertifikat terlebih dulu.
Psikolog sekolah, sesuai dengan pengertian psikologi sekolah itu sendiri, adalah psikolog yang berusaha menciptakan situasi dan menciptakan inovasi yang mendukung bagi akademik, emosi dan sosialisasi pelajar dalam dunia pendidikan.  mereka berkewajiban menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang menurutnya dapat mengembangkan potensi sekolahnya, ataupun menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang telah terbukti keampuhannya menurut hasil penelitian psikolog pendidikan

Read More..